Jenis Ayam Aduan Terbaik Dalam Judi Sabung

Jenis Ayam Aduan Terbaik Dalam Judi Sabung

Pembahasan Mengenai Jenis Ayam Aduan Terbaik Dalam Judi Sabung Budaya untuk Adu ayam merupakan budaya leluhur di indonesia, banyak nenek moyang kita sudah melakukan tradisi tersebut dari dahulu kala. Memiliki ayam Aduan yang gaco bisa menjadi kepuasan tersendiri terlebih jika Anda memelihara ayam tersebut dari bahan dan Anda latih hingga menjadi ayam yang luar biasa kuat. Sayangnya masih banyak pemain yang menggunakan ayam aduan ini sebagai sarana berjudi, di indonesia sendiri sabung ayam atau judi ayam termasuk dalam pidana.

Saat ini ayam Aduan yang paling populer adalah Ayam Bangkok, tapi faktanya banyak jenis lain dari ayam Aduan yang tidak kalah populer. Keunikan serta kemampuan mereka pun tidak kalah dari Ayam Bangkok. Sebagian besar berasal dari negera Asia seperti Thailand, Birma, Brazil, Vietnam juga Jepang. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai jenis ayam aduan terbaik dalam judi sabung yang harus anda pahami agar anda dapat lebih berhati hati ketika memilih sabung ayam aduan.

❈ Ayam Bangkok
Menempati posisi pertama dari jenis-jenis ayam Aduan lain adalah ayam Bangkok yang berasal dari Thailand. Pertama kali diperkenalkan oleh banyak pemain sabung ayam di tuban, jawa timur. Yap, ayam ini paling familiar di telinga masyarakat Indonesia khususnya di kalangan penggemar ayam Aduan.

Ayam bangkok tidak seperti ayam lain, penyebaran ayam ini sangat cepat, di Indonesia sangat mudah menemukan ayam bangkok. Selain itu harga ayam bangkok tidak terlalu tinggi seperti jenis ayam Aduan lainnya kecuali untuk ayam bangkok jawara atau sudah memiliki prestasi, harga ayam bangkok jawara lebih tinggi dari biasanya.

❈ Ayam Brazilian
Sesuai namanya, ayam ini berasal dari negara Brazil, popularitasnya lumayan tinggi. Ayam ini salah satu keturunan dari ayam shamo yang asalnya dari jepang, kemudian dengan seiringnya waktu ayam ini lalu dikembangbiakkan didaerah kepulauan amerika selatan.

Ayam Bangkok di kenal sebagai Aduan sejati, tidak hanya cepat dan kuat di atas arena tarung, ayam bangkok juga di anggap ayam yang paling jalan otaknya atau paling cerdas saat di arena pertarungan dalam hal mencari cara ampuh untuk merobohkan lawan. Ayam ini memiliki warna bulu yang khas yaitu cokelat kekuning-kuningan. Dari bentuk postur ciri ayam ini hampir sama dengan ayam pelung yang mempunyai tubuh tinggi besar.

Jenis ayam Brazilian terkenal dengan gaya bertarung yang lincah dan cerdas. Pecinta ayam Aduan di Indonesia rela merogoh kocek mahal-mahal demi memiliki Ayam Brazil. Tak hanya piawai menari di atas arena adu ayam, namun juga jago menghempaskan lawan dengan kecepatan pukulannya yang tak terduga.

❈ Ayam Burma
Ayam Burma atau ayam Birma adalah jenis ayam Aduan yang berasal dari Myanmar. Di kenal juga sebagai ayam Aduan sejati yang tak kenal rasa takut. Saat bertarung, Ayam Burma meiliki semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertarungan. Memiliki style bertarung begitu ofensif dan Full Attack, menyerang dan menyerang langsung ke arah lawan.

Style tarung Full Attack yang di milikinya diringi dengan akurasi pukulan tinggi yang membuat ayam ini menjadi ayam yang Full Speed. Namun, bentuk dan ukuran ayam Burma kecil 2 -2,5 kg, tulangnya juga kecil dan tipis. Tidak lengkap rasanya jika tak memiliki ayam pejantan dari Brazil ini sebagai salah satu koleksi berharga.

Mata bulat melotot, paruh lebih kecil, muka dan badan kurang kekar. Warna bulu umumnya warna tanggung kurang matang. Badan lebih banyak bulu, bulu sayap tebal dan panjang. Ayam Burma 100 persen asli masih ada tanda putih di kuping, sebagai bukti ayam tersebut jenis ayam liar.

Baca Juga : Cara Untuk Merawat Ayam Aduan Usia Muda

❈ Ayam Shamo
Ayam Shamo berasal dari negara Jepang, di kenal juga dengan julukan “Ninja Mini dari Jepang“. Disebut demikian karena ayam shamo dikenal dengan ayam yang bergerak cepat serta mempunyai pukulan yang luar biasa akurat mengenai lawannya dan mematikan. Meskipun di juluki Ninja Mini tapi jangan terkecoh, di bandingkan ayam Aduan lainnya, bentuk fisik ayam Shamo paling atletis, postur tubuh tinggi tegap mampu menegakkan badan hingga 95 derajat saat berdiri.

Tak jarang ayam ini mampu memiliki bobot 4 -7 kg, menjadikannya ayam Aduan dengan postur terberat dan hanya mampu di tandingi dengan ayam yang berukuran sama.

Ciri fisik: memiliki jengger belah tiga (walnutcomb), mata cerah, paruh besar dan kuat. Ujung sayap agak sedikit keluar dari tubuh, sendi sayap jelas mengarah ke atas, paha kuat berotot dan terlihat jelas. Bahu yang menonjol dan sayap yang kuat pendek mengarah ke bawah. Kulit merah pada dada yang tidak memiliki banyak bulu serta memiliki dada bidang.

Garis ekor horizontal, searah punggung atau di antara garis punggung. Warna bulu betis kuning atau kuning dengan bercak hitam untuk ayam dengan dominasi warna hitam. Berat ayam jantan berkisar 5,6 kg dan betina berkisar 4,8 kg.

❈ Ayam Bali
Ayam Bali dikenal juga dengan sebutan ayam Olagan. Ayam ini berasal dari pulau Bali. Pejantannya dapat dipelihara guna dijadikan sebagai ayam Aduan. Sedangkan ayam betina bisa dijadikan sebagai penghasil telur dengan produksi telur yang tinggi. Menurut informasi, pejantan ayam Bali ini kurang tangguh dalam aduan, seringnya jika telah terpukul oleh lawan sering sekali menghindar seperti akan kabur.

Namun pukulannya tidak kalah dengan ayam aduan layaknya ayam Bangkok dan ayam Birma. Keunggulan dari ayam Bali / Olagan adalah lebih tahan terhadap penyakit dari pada ayam kampung. Untuk saat ini populasi ayam Bali dikabarkan terus mengalami penurunan hal ini disebabkan warga Bali tidak menggunakannya untuk dipakai dalam upacara persembahan, sehingga jarang di pelihara.

❈ Ayam Ciparage
Ayam Ciparage adalah ayam Aduan asli indonesia yang tepatnya berasal dari desa cimalaya, ciparage karawang, konon ayam ini keturunan ayam dari Adipati Singaperbangsa yang biasa di buat ayam Aduan pada jaman kerajaan abad ke-17.

Namun ayam ini sudah sangat sulit untuk di temukan atau hampir punah, akibatnya ayam Aduan yang berkembang di Indonesia digantikan dengan ayam Bangkok asal Thailand. Warna asli jenis ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok terdiri dari kuning (keemasan), hitam, coklat, putih.

Dahulu jenis ayam ini terkenal sebagai ayam yang tangguh di arena aduan. Postur tubuh yang tinggi, ramping dengan kaki kuat dan taji mencuat runcing, sanggung merobohkan lawan dalam waktu relatif singkat. Ciri ayam Ciparage: Ukuran tubuh lebih kecil dari ayam Bangkok bobot berkisar 2,5 kg. Jenggernya tunggal, bilah, berukuran kecil, bergerigi kecil-kecil berwarna merah pucat. Pial sepasang dan cuping teling berukuran kecil dengan warna merah pucat juga. Kepala berbentuk bulat. Mata sedikit menjorok ke dalam, tajam berapi-api.

Paruh pendek, kokoh, warnanya kuning pucat. Dada bidang dengan bulu badan pendek-pendek dan keras. Tulang sayap kuat, menempel ketat pada badan. Bulu ekor pokok panjang melengkung. Kaki sedikit lengkung, berwarna putih kekuning-kuningan. Telapak kaki berwarna kuning pucat. Taji besar panjang, melengkung, tajam berwarna putih kekuning-kuningan. Sifatnya sangat agresif. Menghasilkan telur 10-14 butir per periode.

Cara Untuk Merawat Ayam Aduan Usia Muda

Cara Untuk Merawat Ayam Aduan Usia Muda

Panduan Cara Untuk Merawat Ayam Aduan Usia Muda Banyak orang yang menghabiskan sebagian waktunya hanya untuk merawat ayam-ayamnya. Mulai dari cara memelihara ayam petelur hingga ayam aduan. Ayam aduan ini merupakan jenis ayam petarung yang pastinya tangguh jika di bandingkan dengan ayam yang lainnya. Bahkan ayam petarung kerap sekali dijadikan sebagai salah satu sumber penghasilan.

Jenis ayam tarungan memang sengaja di rawat dan di latih untuk di adu agar kemampuannya semakin bertambah. Ayam aduan memang tidak terlalu sulit pemeliharaannya, namun setidaknya anda harus terlebih dahulu memiliki dasar-dasar dalam cara merawat ayam aduan sedari dini.

Ayam aduan yang masih muda adalah ayam yang menetas hingga berusia 10 bulan. Tentunya anda memerlukan panduan pemeliharaan agar ayam aduan yang masih muda tersebut bisa tumbuh dan berkembang menjadi ayam aduan yang nantinya bisa mengalahkan berbagai pesaingnya.

Biasanya ada beberapa kesalahan yang sering di lakukan para pemilik ayam aduan saat mereka masih berussia muda. Ayam-ayam aduan dewasa akan bisa melakukan perkembangan yang signifikan jika anda melakukan pelatihan yang baik dan benar sedari awal. Ayam aduan yang tidak tumbuh dengan optimal memang salah satu dampak dari kesalahan perawatan. Bahkan ayam akan menjadi rusak, sakit dan tidak bisa di adu jika anda tidak merawat dan meatihnya dengan benar. Kesempatan untuk menjadi sang juara sangat terbuka lebar jika anda bisa melakukan perawatan dengan benar. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa panduan cara untuk merawat ayam aduan usia muda :

♦ Perawatan Awal
Induk ayam biasanya hanya membutuhkan 21 hari untuk mengerami telur mereka sebelum anak ayam lahir dan menetas. Ketika menetas maka anak ayam tersebut sidah terbilang berumur 1 hari. Ketika mengnjak usia ini, sebaiknya anda meletakkan anak ayam aduan tersebut di dalam wadah berupa kotak yang di lengkapi dengan lampu penghangat.

♦ Perawatan Usia 3 Bulan
Ketika mereka mulai tumbuh dan berkembang dan kotak tersebut mulai sempit maka anda di haruskan memindahkannya ke wadah yang lebih besar lagi. Untuk pakan, anda bisa memberikan pakan poor atau kosentrat yang masih berukuran kecil. Usahakan anda selalu menjaga kebersihan kandang, karena anak ayam akan mudah terkena serangan penyakit yang bersarang di kandang yang kotor tersebut. Gunakan juga beberapa jenis vitamin dan berbagai obat pertumbuhan agar anak ayam bisa tumbuh sehat dan berkembang. Lakukan juga pemberian rutin makan dan minuman anak ayam aduan tersebut.

♦ Perawatan Diatas usia 3 Bulan
Anda sudah bisa memberikan pakan berupa konsentrrat biasa yang berukuran lebih besar untuk pakan ayam aduan yang telah menginjak usia 3 bulan. Bahkan anda juga bisa memberikan pakan campuran beras, dedak dan jagung. Biasanya ayam aduan yang telah berusia 3 bulan ini akan mulai berusaha bertarung untuk mencari daerah kekuasaan dan berusaha menjadi pemimpin.

♦ Perawatan Usia 6 Bulan
Sebaiknya para ayam ayam petarung yang sudah berusaha bertarung anda pindahkan ke kandang pribadi atau di pisahkan. Anda bisa melakukan pengumbaran ketika ayam tersebut telah menginjak usia 3 hingga 6 bulan agar otot-ototnya tidak kaku dan sehat. Agr pertumbuhan tulangnya bisa optimal, maka anda bisa membiarkan ayam tersebut melakukan mandi tanah atau kipu.

♦ Perawatan Diatas 6 Bulan
Ketika ayam aduan telah memasuki usia diatas 6 bulan, maka anda sudah bisa memberikan macm-macam makanan kombinasi agar kebutuhan vitamin dan gizi tetap tercukupi. Kebutuhan ini demi membentuk tubuh ideal bagi ayam aduan tersebut

♦ Perawatan Hingga 10 Bulan
Ini merupakan masa dimana ayam aduan akan membuat dan membentuk tubuh ideal dan akan membentuk kekuatan otor maupun tulang yang optimal. Ini juga masa di mana ayam audan tersebut mulai nyulam atau adanya proses pertumbuhan bulu.

♦ Cara Memandikan
Untuk mengeraskan serta berpengaruh dalam pembentukan otot-otot ayam maka anda harus melakukan pemandian. Sebaiknya anda memandikan ayam pada saat suhu normal, tidak sedang hujan dan dalam keadaan pagi atau saat jam 8.

Namun jika sedang mengalami hujan maka sebaiknya anda memandikan ayam ketika jam 4 atau pada saat sore hari. Mandikan ayam aduan tersebut dengan gabus atau spon yang nantinya menggunakan air mandi yang bersih. Biarkan ayam mengeringkan bulunya sekitar 30 menit sebelum anda melanjutkan ke langkah penjemuran. Proses ini juga bisa menjadi salah satu cara menjinakan ayam galak.

Baca Juga : Ciri Ayam Dengan Pukulan Mematikan dan Jenis Pukulannya

♦ Lakukan Penjemuran
Agar lemak di tubuh ayam tidak menumpuk dan memilihkan staminanya, maka anda memerlukan proses penjemuran ini. biasanya proses penjemuran sangat di anjurkan ketika memasuki siang yaitu diantara jam 9 hingga jam 10, beberapa saat setelah anda memandikan ayam tersebut. Biasakan melakukan penjemuran pada ayam aduan muda dan anda bisa menghentikannya jika ayam terlihat lelah atau sakit.

♦ Pelatihan Fisik
Ketika anda ingin melatih pernafasan sekaligus latihan otot, maka anda di anjurkan untuk melakukan latihan fisik terhadap ayam tersebut. Anda bisa melakukan latihan fisik sesuai dengan keperluan ayam aduan tersebut seperti latihan renang, kliter dan lompatan.

♦ Sparing atau Abar
Untuk membentuk mental petarung agar bisa menjadi sang juara yang menjadi ciri-ciri ayam bangkok berkualitas, maka anda harus melakukan latihan tarung atau abar. Lakukan dengan durasi yang singkat bagi latihan awal ayam aduan anda. Biasnya latihan awal hanya akan memakan waktu 5 hingga 10 menit lamanya. Kemudian ayam tersebut kembali di perbolehkan untuk beristirahat dan melakukan aktifitas seperti biasa seperti latihan fisik, mandi da berjemur selama 2 minggu lamanya.

Setelah melewati masa istrahat maka anda bisa melakukan abar lagi dengan durasi yang sedikit lebih lama, 15 menit misalnya. Lakukan latihan ini secara berkala. Namun perlu anda perhatikan bahwa jangan terlalu memaksakan kekuatan ayam tersebut. Dimana dia bisa saja terluka dan semakin takut jika lawan yang di lawnnya tidak seimbang.

♦ Pemisahan Ayam Aduan
Anda harus melakukan pemisahan ayam aduan yaitu meletakan mereka pada berbagai kandang berbeda dan terpisah. Ini adalah pencegahan terhadap terjadinya luka maupun cidera pada saat ayam ayam tersebut berusaha bertarung melawan ayam lainnya. Karena ayam aduan akan selalu memiliki kencendrungan untuk bertarung dan yang lemah akan selalu di tindak yang lebih kuat.

♦ Penggunaan Kandang Isolasi
Ini merupakan kandang yang terisolir tertupu dan benar-benar bebas dari berbagai gangguan dari luar. Ini merupakan kandang yang akan di pakai jika ada salah satu ayam aduan muda yang mentalnya kian parah dan rusak hingga tak lagi bisa bertarung atau bahkan hanya sekedar bergaul dengn ayam betina. Maka biarkan ayam tersebut beberapa hari menetap pada kandang ini untuk memulihkan diri dan kembali mendapatkan mental bertarungnya. Dalam hitungan hari biasanya ayam ini akan kembali berkokok gagah dan siap di adukan lagi.

♦ Pemberian Jamu Andalan
Anda bisa membangkitkan lagi gairah petarung yang seharusnya di miliki oleh ayam petarung dengan berbagai ramuan jamu herbal alami khusus ayam agar nantinya mereka bisa kembali bertarung. Ramuan jamu khusus ayam petarung ini adalah jamu yang terbuat dari berbagai bahan herbal alami seperti gula merah, kunyit dan madu. Selain pemberian jamu, anda juga bisa menggunakan nutrisi lain seperti vitamin buatan. Hal ini akan efektif dalam mengembalikan semua hal yang kian menurun dari sang ayam petarung.

♦ Berikan Pakan Alami Pada Ayam Petarung
Agar ayam petarung menjadi lebih agresif, maka sangat disarankan untuk menambahkan pakan alami berupa pakan hidup didalam menu makanan ayam petarung. Anda bisa memberikan pakan berupa jangkrik, kroto hidup atau bahkan anak tikus. Mental ayam akan kian membaik dan terasah jika anda membiarkan mereka mencari dan mengejar mangsanya tersebut.

♦ Melakukan Latihan Lari
Lakukan latihan fisik lari ini selama kurang lebih 30 menit. Ini merupakan salah satu latihan potensial dalam melatih pernafasan dan energi ayam petarung. Ada banyak cara yang di lakukan dalam latihan lari. Salah satunya dalah dengan menggunakan alat berupa kurungan roda putar. Namun tidak jarang banyak yang menggunakan teknik biasa yang manual. Ayam petarung yang akan melakukan latihan lari nantinya harus di kurung sedemikian mungkin dan berlari mengellingi kurungan yang anda siapkan tersebut.

Pakan Terbaik Untuk Ayam Aduan

Pakan Terbaik Untuk Ayam Aduan

Beberapa Makanan Atau Pakan Terbaik Untuk Ayam Aduan Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Pakan Terbaik Untuk Ayam Aduan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pakan Terbaik Untuk Ayam Aduan

Kandungan Pakan Terbaik Ayam Aduan dan Manfaatnya

1. Karbohidrat
Karbohidrat berguna untuk menjaga dan mempertahankan stamina ayam aduan. Karena ayam harus bertarung sebanyak 5-6 ronde di arena dimana setiap rondenya berdurasi 15 menit. Oleh karena itu stamina yang kuat dan stabil sangat dibutuhkan.

2. Protein
Zat ini berfungsi sebagai zat pembangun dalam meningkatkan daging dan otot ayam aduan. Protein sangat dibutuhkan oleh ayam bangkok, khususnya pada proses pertumbuhan masa usia enam bulan dan saat dalam persiapan laga. Untuk memenuhi kebutuhan asupan protein, biasanya penghobi ayam aduan memberikan pakan tambahan berupa daging kambing cincang yang dicampur dalam pakannya.

3. Vitamin dan Mineral
Vitamin dan mineral sangat bermanfaat dalam meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Umumnya para botoh memberikan asupan vitamin B kompleks yang berguna untuk mendukung peningkatan aktifitas ayam bangkok.

4. Hijauan
Pakan ini merupakan jenis pakan tambahan untuk ayam aduan. Biasanya hijauan diberikan sejak ayam usia dini (2 bulan). Pakannya dapat berupa daun pisang, tauge, kangkung, serta hijauan lain yang mengandung air namun tidak mengakibatkan ayam keracunan.

Baca Juga : Singkong Untuk Ayam Aduan

5. Lemak
Lemak sangat dibutuhkan oleh ayam aduan dalam masa pertumbuhan. Namun, perlu diperhatikan lemak tidak berguna untuk ayam aduan yang akan berlaga. Karena ayam yang akan dilagakan sebaiknya bertubuh ramping dan padat.

6. Air
Seperti pepatah mengatakan ‘air adalah sumber kehidupan’. Hampir 65% tubuh ayam aduan terdiri dari air yang sangat membantu proses metabolisme dan berfungsi sebagai pelarut dalam tubuh ayam. Air pun bermanfaat dalam mengatur suhu tubuh ayam, mengatur keseimbangan zat dan membantu proses pencernaan dalam tubuh ayam.

7. Grit
Pakan ini bermanfaat untuk membantu pencernaan pada tembolok sang ayam. Grit yang diberikan dapat berupa cangkang bekicot atauun kulit kerang. Biasanya grit diberikan pada ayam muda dalam kandang umbaran. Tapi, perlu diperhatikan grit tidak bole diberikan pada anak ayam yang belum berusia tiga bulan karena dapat mengganggu dan melukai sistem pencernaannya.